Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerita Pendek Islami Tentang Cinta

Cerita Pendek Islami Tentang Cinta Terbaru 2020.


Hermawan adalah sepupu dari Yusuf yang telah lama tinggal di Jakarta, dan tujuan nya ke Malang adalah untuk menjadi seorang Dosen. Fatma berjingkat kaget tau bahwa orang yang ditabraknya dua kali adalah seorang Dosen muda kebetulan sekali.

Ternyata Allah mengabulkan pertemuan keduanya kepada Fatma, saat pertama kali mereka bertemu Fatma bahkan sempat memandang wajah Hermawan lalu ia langsung mengucap istighfar. Beda dengan Hermawan dia memang memperhatikan setiap tingkah pola gadis itu hingga perasaan itu mulai datang pada dirinya.

" Bel rasa cinta itu kaya gimana sih ?" tidak biasanya Fatma menanyakan soal cinta, bahkan pacaran pun tidak pernah. " Rasa cinta itu yah tidak bisa didefinisikan" kita ambil satu contoh ya semisal kamu merasakan rasa gula, gula itu manis kan ? Kamu tidak tau kan kenapa gula rasanya manis, begitu juga dengan kata cinta atau sejenisnya Itu Bella.


" Kamu dapar kata sebagus itu dari mana ?" tanya Fatma bingung. Tadi tidak sengaja aku liat quotes di Instagram dengan santainya Bella menjawab tanpa ada rasa bersalah, dasar orang aneh.

Hujan sore ini kembali datang tangan Fatma menengadah merasakan tetesan air hujan yang perlahan membasahi permukaan tangannya, matanya berkeliaran mencari sosok yang ditunggu, sudut sudut jalan ditelusuri oleh mata indahnya namun tidak mebuahkan hasil.

Hermawan menyuruhnya menunggu di halte dekat kampusnya. Fatma tidak tau apa yang dikatakan Hermawan. Tanpa Farma sadari sepasang mata sedang memperhatikan Fatma, rupanya Hermawan sudah datang, dia tersenyum kecil dari mobil yang dinaikinya.

Fatma memejamkan matanya menikmati setiap tetesan hujan yang kini membasahi tubuhnya, dia berfikir daripada menunggu hal yang tidak pasti lebih baik bermain hujan hujanan, yang siap mengguyur seluruh tubuhnya dan hati yang telah lama tidak terisi.


Dia tidak peduli meski jilbab panjang dan gamisnya sudah basah kuyup. Dia masih ingat betul saat dulu kakaknya selalu mengajak bermain hujan, tapi sosok itu telah bahagia di surga Allah.

Tiba tiba perasaan Fatma hujan telah berhenti dia mengangkat kepalanya sambil melihat ke atas langit, sekarang bukan langit yang ia lihat tetapi payung warna kesukaannya yaitu biru, tetapi Hermawan yang memayunginya.


" Assalamu'alaikum Fat, asik banget main hujan hujanan nya ujar Hermawan mewakili pembicaraannya. " Wa'alaikumsalam Her mendingan kamu lipat itu payung nya kan lebih enak kalo hujan hujanan kaya gini" kata Fatma.

Hermawan menuruti apa kata Fatma mereka kini terlibat dalam derai hujan dalam satu langit yang sama. Dan Allah pun tau cara seolah membahagiakan hamba hambanya tanpa harus berbuat zina. Hermawan membuka mulutnya mengucapkan tujuannya bertemu Fatma.

" Farma kamu tidak ". "Apa " ujar Fatma, kata kata Hermawan menggantung begitu saja tapi jantung Fatma berhenti berdetak 2x lebih cepat. " Kamu mau kan bantuin aku buat ngekitbah Bella, temanmu itu ".

Kata Hermawan yang berhasil membuat jantungnya berhenti seketika. Petir seperti menyambar dirinya. Lalu maksud darinya apa ? Kenapa perhatian yang selama ini ini dia berikan mudah sekali masuk kedalam lubuk hatinya.



Post a Comment for "Cerita Pendek Islami Tentang Cinta "

Berlangganan via Email