Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi Cinta Karena Aku Rindu

Puisi Cinta Karena Aku Rindu

Karena Aku Rindu. Kala itu, setiap helai dalam kenangan kita adalah miliku engkau nyata dan berbentuk karena akulah penguasamu.

Tapi sayang, tuhan yang maha pemberi ternyata juga maha pengambil wujud yang telah ia beri, sekarang hanya tinggal ilusi.

Egoku sejenak berfikir mungkin ia sedikit iri, satu hal yang terlisankan, bahwa aku sungguh rindu, rindu yang kian lama semakin merajalela.

Rindu yang akhirnya mampu merasuk sukma, lantas kepada siapa aku mengadu tentang rindu yang tak kunjung temu  ?.

Bolehkah aku mengutuk pencipta rindu yang kian menyiksa, aku menyerah pada tanya yang tiada jawaban.

Hatiku pedih seakan tersembelih, pikiranku dipenuhi 1001 pertanyaan bodoh imajinasiku melambung jauh, aku tersadar bahwa semua tentang kita telah usai.

Maaf kata yang terakhir untuk buta hati semua terlafalkan karena rindu yang tak tehubung. Dan kini aku insyaf bahwa dia bukan miliku lagi, dia telah berpulang kepada ia sang pencipta. 

Post a Comment for "Puisi Cinta Karena Aku Rindu"

Berlangganan via Email